Friday, March 20, 2020

BENJOLAN DI SENDI WASPADA KISTA GANGLION !!

Assalamualaikum wr wb 

Yuk belajar tentang...
Kista Ganglion
adalah benjolan atau tumor jinak yang tumbuh di area sendi. Benjolan ini juga dapat tumbuh pada jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang (tendon). Benjolan yang berisi cairan sendi  menyerupai gel yang biasanya tumbuh di sepanjang tendon atau sendi pergelangan tangan. Jika kista ganglion muncul disertai dengan rasa sakit atau kesemutan, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.


Kista ganglion berukuran mulai dari sebesar kacang polong hingga berdiameter 2,5 cm. Selain di tangan atau pergelangan tangan, kista ini juga bisa muncul di kaki atau pergelangan kaki. Akibatnya, gerakan tangan atau kaki dapat terganggu.

Kista ganglion dapat muncul, menghilang, atau berubah ukuran dengan cepat. Ukuran kista akan membesar seiring dengan meningkatnya aktivitas pada sendi tersebut.
Kista ganglion dapat terjadi pada segala usia. Namun, penyakit ini lebih sering dialami oleh wanita berusia 20 hingga 40 tahun. Kista ganglion bisa tidak menimbulkan gejala, namun bisa juga terasa sakit, terutama jika lokasinya mengganggu pergerakan sendi.

Penyebab dan Faktor Risiko Kista Ganglion

  1. Kista ganglion muncul saat cairan sendi menumpuk dan membentuk sebuah kantong pada sendi atau tendon.
  2. Penyebab terbentuknya kista ganglion masih belum diketahui secara pasti. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang diduga meningkatkan risiko terjadinya kista ganglion, yaitu osteoarthritis dan cedera pada persendian.

Gejala Kista ganglion

Benjolan akibat kista ganglion dapat dikenali dari beberapa ciri di bawah ini:
  • Berbentuk bulat atau oval, dan umumnya memiliki ukuran sebesar buah duku.
  • Paling sering muncul di sendi tangan dan pergelangan tangan. Bisa juga muncul di lokasi lain, seperti di kaki atau pergelangan kaki.
  • Ukuran dapat berubah-ubah. Saat sendi digerakkan secara berulang, kista dapat membesar. Namun saat beristirahat, kista dapat mengecil.
  • Biasanya tidak menimbulkan nyeri. Namun jika kista menekan saraf, dapat muncul rasa nyeri, kaku, kesemutan, atau otot menjadi lemah. Rasa nyeri juga bisa bertambah parah jika sendi digerakkan.

Diagnosis Kista ganglion

Benjolan di tangan bisa disebabkan oleh banyak hal. Untuk memastikan benjolan pada sendi adalah kista ganglion, dokter akan memeriksa dan menyinari benjolan tersebut dengan lampu guna mengetahui apakah benjolan berisi benda padat atau cair.
Bila diperlukan, dapat dilakukan pemeriksaan pendukung berupa :
  • Ultrasonografi (USG), guna melihat apakah benjolan tersebut berisi cairan atau jaringan padat.


  • Aspirasi, yaitu penyedotan cairan dari kista menggunakan jarum, untuk kemudian diperiksa di laboratorium.

  • Magnetic Resonance Imaging (MRI), yaitu pemeriksaan paling detail untuk mengetahui kista ganglion. Melalui pemindaian ini, dokter dapat mengetahui kondisi kista yang tersembunyi atau adanya penyakit lain, seperti artritis atau tumor  tertentu.

Cara Mengobati Kista Ganglion

Kista ganglion biasanya tidak terasa sakit, dapat sembuh dengan sendirinya, dan hilang tanpa pengobatan apa pun, meski membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun lamanya. Penderita kista ganglion umumnya akan disarankan untuk beristirahat dan mengurangi pergerakan di bagian yang terdapat benjolan.
Namun jika kista disertai dengan rasa sakit, nyeri, kesemutan, mati rasa, atau otot melemah, ini berarti kista sudah menekan saraf yang berdekatan. Untuk itu ada cara yang bisa dilakukan untuk mengobatinya, yaitu:
  • Imobilisasi
    Daerah tempat kista ganglion berada dapat dipasangi belat (splint) atau bingkai penahan (brace) untuk sementara waktu. Tujuannya untuk membatasi gerak daerah yang terjangkit agar kista tidak membesar. Saat benjolan kista menyusut, barulah rasa sakit mereda karena tekanan kista ganglion terhadap saraf sekitarnya mengendur.
    Splint atau brace disarankan untuk tidak menggunakan dalam jangka panjang karena mampu menyebabkan otot-otot di daerah sekitar menjadi melemah. Untuk mencegah kelemahan otot, seringkali metode pengobatan ini dibarengi dengan fisioterapi.
  • Aspirasi (penyedotan)
    Aspirasi merupakan prosedur sederhana dan tanpa rasa sakit. Pasien bahkan bisa segera meninggalkan rumah sakit setelah prosedur selesai. Dalam prosedur ini, dokter mengeluarkan cairan dari dalam kista dengan menggunakan jarum suntik.
    Metode ini sering menjadi pilihan pertama untuk mengobati kista ganglion karena risikonya dinilai lebih rendah rendah jika dibandingkan dengan operasi. Sayangnya, prosedur ini memiliki kelemahan, yaitu kista ganglion bisa tumbuh kembali. Jika sudah begitu, satu-satunya cara yang harus ditempuh adalah dengan operasi.
  • Operasi
    Ada dua jenis operasi yang dapat digunakan untuk menghilangkan kista ganglion. Prosedur ditentukan dengan mempertimbangkan letak kista ganglion, anestesi yang digunakan, dan pendapat dokter. Dua jenis operasi tersebut adalah:
    • Operasi terbuka
      Pada prosedur ini, dokter membuat sayatan yang panjangnya sekitar 5 cm di atas lokasi terdapatnya kista ganglion.
    • Operasi arthroscopic
      Disebut juga dengan prosedur artroskopi. Pada prosedur ini, dokter membuat sayatan kecil untuk memasukkan kamera kecil (arthroscope) yang memudahkan mereka melihat ke dalam sendi. Kemudian arthroscope digunakan sebagai alat panduan untuk menghilangkan kista ganglion.
Selama kista ganglion masih bertengger di tangan atau kaki Anda, dianjurkan untuk tidak memencet, menusuk, atau memukulnya. Selain tidak efektif, cara tersebut juga dapat menyebabkan infeksi. Jika tiba-tiba ada benjolan di tangan atau kaki Anda, disarankan untuk berkonsultasi berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Komplikasi Kista Ganglion
Komplikasi kista ganglion muncul ketika kista menekan saraf pada persendian, sehingga mengganggu gerakan sendi. Penekanan pada saraf juga dapat menimbulkan nyeri, kesemutan, mati rasa, hingga melemahnya otot.
Selain itu, komplikasi juga dapat terjadi akibat penanganan yang dilakukan, baik akibat tindakan aspirasi (penyedotan cairan) maupun operasi. Komplikasi yang dapat terjadi antara lain:
Walaupun telah diobati, tidak menutup kemungkinan bahwa kista ganglion dapat muncul kembali.

Video :



Referensi :

No comments:

Post a Comment

LES Microsoft Office di Cianjur

Microsoft office telah menjadi kebutuhan dasar untuk dunia perkantoran dan pendidikan. Bahkan bagi anda pelaku bisnispun setidaknya anda...